Jumat, 30 November 2012

Tempe Membumi

Do U know Tempe?


Gak nyangka kan steak ini berasal dari tempe bukan daging. Makanan khas bangsa Indonesia yang sangat populer ini sudah bertransformasi menjadi makanan yang bisa diolah dengan kreatif. Tempe mengandung karbohidrat, lemak, protein, juga antioksidan. jadi yang mau awet muda jangan alergi makan tempe ya. It's worth for our health.

Steak Tempe



Tahukah kamu Tempe in past?



    Semasa penjajahan dulu, tempe menjadi makanan 'penolong' bagi masyarakat Indonesia. Mengapa? Saat bangsa Indonesia banyak yang dijadikan pekerja, mereka mengkonsumsi tempe karena harganya murah sehingga terjangkau. dulu orang yang makan tempe dianggap masyarakat bawah. tapi jangan salah, justru dengan mengkonsumsi tempe, justru masyarakat saat itu merasa tertolong karena tempe dianggap sebagai makanan yang penambah tenaga. Jadi walaupun mereka yang makan tempe pada masa penjajahan dianggap dari kalangan bawah, tapi ternyata sangat bermanfaat bagi masyarakat Indonesia di masa lalu.


    Tempe in present

    Pernah merasa kalau tempe ga ada di pasar? akhir bulan Juli lalu ketika harga kedelai sebagai bahan baku tempe langka, otomatis harga tempe naik dan produsen tahu dan tempe melakukan mogok produksi, alhasil there is no tempe for about 3 days!! Saya salah satu yang merasakan ketika tempe ga ada. Sebagai anak kos yang biasa makan dengan budget yang irit, tempe menjadi pilhan untuk survive. Sebut saja angkringan, burjo, rumah makan prasmanan. Inilah para pengusaha yang bergantung dari penyediaan jenis masakan berbahan tempe. Kebayang kan kalau ga ada tempe? banyak sekali yang akan merasakan dampaknya. Krisis kedelai bulan Juli lalu telah membawa ide kepada sebuah penelitian tentang intervensi pemerintah di bidang kedelai yang sedang saya kerjakan. Mohon doanya ya, semoga bisa bermanfaat. :)






Saya membuat tulisan ini karena tergugah dengan lihat liputan VOA Pop News  yang pernah ditayangkan tentang tentang pengusaha tempe asal Indramayu, Ratina Mulyono. Ia merasakan jatuh bangun saat usaha membuat tempe di Amerika. sekarang mereka berhak bahagia karena tempe yag mereka buat menjadi makanan lezat yang bisa di setarakan dengan kuliner negara lain, seperti pizza dari Italia, curry dari India, sushi dari Jepang. Jadi tempe benar-benar ciri khas Indonesia. 


TEMPE MEMBUMI

The Dreams Of Tempe in Future

Indonesian is very creative, so i hope that tempe will be known widely in this world with culinary from Indonesia recipe :) Bule eats tempe, Steak Tempe, Creative cuisine from tempe n many more. Lestarikan tempe sebagai makanan khas Indonesia yang bisa membumi..in every country, every restaurant, and  everywhere. Saya yakin orang Indonesia sangat kreatif dalam menciptakan masakan lezat berbahan tempe, jadi tunggu apa lagi, ayo kita jadikan tempe GO INTERNATIONAL. Semoga tulisan singkat ini bermanfaat dan menggungah kita untuk melestarikan dan bangga akan kuliner khas Indonesia.^_^







Link VOA http://www.voaindonesia.com/media/video/1546252.html  


Referensi Gambar
http://files.myopera.com/langitbiroe/blog/SnVhbF90ZW1wZS5qcGc=.jpg

http://www.rimanews.com/sites/default/files/imagecache/article/mogok_produksi_perajin_tempetahu_dibarengi_aksi_sweeping_516.gif

http://www.brooklynpaper.com/assets/photos/30/41/30_41_vspot_z.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihNl3wjvTwcHbDS2vwmv2OnoCqaxx_1rsIR6JqSOgBmxqjRSwH72Jt95ohH0eu97Pm1c9d97SgsZ9eHR1ml352q8TEBgvt1DTsdw-JmQwTIP0EI-tTViBuTRKsZMNpCrPC-s3dx8NlF1Y/s1600/Steak-tempe.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_ef_BAnaiW8LqdC-nqJGEi4d-ZPon2YbIRG5p4mrbKT7BxGIUPKVrZ32ta4nEzBohvzKGueEw2sflN4DvvniCLGLHYFgQKvY-fNyFgh4cNe774zA6WtzTO2PnQiDoK3fYBmqHXY8WxGVJ/s320/%253D%253Futf-8%253FB%253FS2VtYXlvcmFuLTIwMTExMDIzLTAzMDUwLmpwZw%253D%253D%253F%253D-700479


Selasa, 28 Februari 2012

Children Islamic Contest to Celebrate Mawlid


Children Islamic Contest to Celebrate Mawlid


Writing : "Children Festival Love Prophet, Muhammad Saw is my paragon"



Despite there are controversial between halal or haram to celebrate the celebration of the Prophet Muhammad's (pbuh) birthday, i think we can learn new thing to make it became beneficial, for example we can create an event to introduce our Prophet Muhammad Saw to children to love him and introduce some islamic things to children as our young muslim generation.
 On last Sunday i delivered some children (whom i was taught) in Masjid (it’s called TPA in indonesian, usually many children in Indonesia will learn AlQuran and islamic lesson in the afternoon after sholat asr). There were some contests for children as cerebration for Maulid which was held by one of Masjid (Nurul Asri), Yogyakarta, Indonesia. Some contests for many TPA around that area participated. There were Hifdzil Qur’an, painting earthenware vessel, drawing, quiz contest about Prophets and Nasyid. (^_^)            
So i think this is one of way (celebrate Maulid) to introduce our children about Islam, to love our religion, to spread knowledge about Islam, and of course to know more about our Prophet Muhammad Saw as a good example and follow Him.
PS : all comment and correctness will be appriciated including my tenses ^^ Thankyou



What creative they are! nasyid with music from stuffs







Nice Event ^_^ Happy 

painting an earthenware vessel
Drawing ^_^ She always agree if i asked her
to take a picture :D



Sabtu, 31 Desember 2011

Maksimalkan Potensi Desa Wisata di Indonesia


Tahukah Anda negara mana yang mempunyai pulau, suku bangsa dan bahasa daerah terbanyak di dunia? Indonesia! Ya memang negara kita, Indonesia. Negara yang memiliki banyak keindahan alam yang berpotensi mendatangkan wisatawan. Tentu kita perlu berfikir secara kreatif bagaimana caranya memaksimalkan potensi kepariwisataan di Indonesia sehingga mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.


Gunung Merapi menjadi salah satu tujuan pariwisata yang menarik banyak wisatawan

Pariwisata bisa dijadikan sektor yang menjanjikan jika dikelola dengan baik dan maksimal. Tapi apakah destinasi pariwisata selama ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya? Sebuah berita dari VOA tanggal 18 Desember 2011 yang berjudul “Indonesia Harus Maksimalkan Pengembangan Desa Wisata” membuat saya tergerak untuk menulis pengalaman saya melakukan KKN di Desa Ngablak, Srumbung, Magelang. [1]


United Nations World Tourism Organization (UNWTO) atau organisasi pariwisata dunia dalam berita VOA Indonesia disebutkan bahwa untuk menarik wisatawan Indonesia perlu memaksimalkan peran desa wisata. Objek Wisata yang menjadi unggulan tidak hanya semata-mata menikmati keindahan alam yang dimiliki sebuah daerah tetapi juga secara komprehensif objek wisata dapat dikembangkan dengan memberdayakan masyarakat desa. 


Kebun Salak Desa Ngablak, Srumbung, Magelang
Kerajinan dari Akar tua
Mengapa Desa Wisata diperlukan? Pengembangan destinasi pariwisata memerlukan peran masyarakat agar dapat memaksimalkan seluruh potensi yang dapat diberdayakan. Desa dimana saya pernah melakukan community development adalah sebuah Desa di kaki Gunung Merapi yang terletak di Magelang. Desa Ngablak memiliki destinasi pariwisata berupa Dam Sabo (tempat penampungan yang disiapkan untuk lahar ketika Merapi Meletus). Coba kita pikirkan, jika wisatawan hanya sekedar mampir untuk melihat Dam Sabo, tidak ada nilai ekonomi lebih yang didapati oleh masyarakat sekitar. Padahal masyarakat tersebut sebagian besar adalah petani salak yang memiliki perkebunan salak luas yang berbuah sepanjang tahun. Ini merupakan potensi yang dapat dikembangkan menjadi Wisata kebun Salak. Tidak hanya itu ternyata setelah melakukan ekplorasi lebih jauh, masyarakat Desa juga memiliki kebudayaan kesenian Hadroh dan kerajinan tangan. Tetapi selama ini masyarakat belum sadar akan pentingnya membangun dan menata desa sebagai tujuan desa wisata.




Kesenian Hadroh



















Untuk mendorong perubahan masyarakat desa, kegiatan community development bekerja sama dengan aparat Desa, Pemda dan TNGM (Taman Nasional Gunung Merapi) melakukan penyuluhan mengenai potensi Desa Ngablak. Hal ini bertujuan pembentukan kesadaran dan opini masyarakat mengenai desa mereka, karena sebagian besar masyarakat desa belum mengenal apa itu desa wisata. Setelah dilakukan beberapa penyuluhan dan pelatihan desa wisata, masyarakat mulai tergerak untuk memanfaatkan potensi desa mereka. Disinilah pentingnya turut campur pemerintah dalam mengembangkan desa wisata di Indonesia. Pemerintah mengawali realisasi desa wisata sedangkan  masyarakat menjadi aktor penting yang akan menjalankan dan mengembangkan desa wisata. Kebijakan yang diambil pemerintah serta partisipasi masyarakat menjadi komponen penting bagi terwujudnya desa wisata.

Sosialisasi Desa Wisata

Banyak sekali tujuan pariwisata di Indonesia, hal ini menjadi potensi Indonesia menarik wisatawan lokal dan khususnya wisatawan mancanegara. Misalnya saja Pulau Komodo yang baru saja dinobatkan menjadi salah satu dari 7 keajaiban dunia. Semoga hal ini dapat dimanfaatkan pemerintah dan masyarakat di desa setempat agar lebih banyak lagi wisatawan tertarik berkunjung ke Indonesia, mengenal keindahan alam, makanan khas, keanekaragaman flora dan fauna, beragam suku bangsa dan budaya Indonesia. Mari kita kembangkan dan maksimalkan desa wisata guna peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.




[1]  http://www.voanews.com/indonesian/news/Indonesia-Harus-Maksimalkan-Pengembangan-Desa-Wisata-135821073.html

Jumat, 30 Desember 2011

Menciptakan Perubahan Dan Peradaban Melalui Pendidikan, Seandainya Saya Menjadi Anggota DPD RI


          “Kita tidak selalu bisa membangun masa depan bagi generasi muda. Tapi kita bisa membangun generasi muda untuk masa depan.” Itulah perkataan Franklin D Roosevelt. Kemajuan diawali oleh perubahan, pengertian dimaknai dengan pemahaman, ilmu dan moral menjadi panduan membangun peradaban, pendidikan menjadi dasar bagi penciptaan karakter kuat suatu bangsa. Jadi Pendidikan merupakan bagian penting bagi generasi muda dalam menciptakan perubahan yang beradab.
          Jepang gigih menjadikan pendidikan sebagai cara untuk bangkit paska perang atau Korea yang memfokuskan pada pemberantasan korupsi dan pendidikan paska krisis yang memukul negaranya sama seperti Indonesia di tahun 1998. Sesering apapun jatuh yang terpenting adalah bangkitnya. Bagaimana dengan Indonesia? Saya yakin Indonesia bisa, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada saudara-saudara kita yang tinggal di daerah terpencil harus berjuang untuk sampai ke sekolah. Jalan berkilo-kilo meter tanpa alas kaki, menyebrangi sungai, menempati ruang sekolah yang bolong atapnya bahkan hampir rubuh. Tetapi semangat belajar yang mereka lakukan demi menggapai cita-cita, membangun daerah, membuat perubahan pada negeri ini. Kita perlu mmerenungkan perkataan Margaret Mead “Jangan pernah meragukan keberhasilan sekelompok kecil orang yang bertekad mengubah dunia karena hanya kelompok seperti itulah yang pernah berhasil melakukannya.” Jangan pernah sia-siakan semangat mereka menuntut ilmu, jangan biarkan generasi bangsa Indonesia putus sekolah. Ketika mereka sukses bisa jadi ilmu pengetahuan dan moral yang dipelajari dari proses pemahaman dan pembelajaran membentuk karakter bangsa yang mampu mengelola secara bijaksana daerah-daerah di Indonesia.  
Menilisik lebih jauh, banyak daerah yang kaya akan potensi SDA yang menghasilkan keuntungan yang saya kira mampu memperbaiki jalan, menambal atap sekolah yang bolong, menambah fasilitas hingga membuat gedung sekolah baru yang layak. Setiap daerah memiliki perwakilan di DPD RI, inilah salah satu peranan penting DPD berperan aktif dalam menyuarakan aspirasi daerah. Seandai saya menjadi anggota DPD RI, akan saya perjuangkan hak memperoleh pendidikan yang layak dan merata bagi rakyat Indonesia. Semoga amanah dan tujuan mencerdasakan kehidupan bangsa seperti yang termaktub dalam UUD 1945 dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh bangsa Indonesia.
Akan kuperjuangkan pendidikan di negeri ini
Bukankah tugas DPD salah satunya memberi saran pertimbangan kepada DPR?
Seandainya Saya menjadi anggota DPD RI akan Saya katakan pada anggota DPR untuk memberikan anggaran yang besar bagi pendidikan
DPD RI memberikan kontribusi penting bagi penyampaian aspirasi daerah dan kontrol terhadap DPR
Seandainya Saya menjadi anggota DPD RI, Saya awasi pemakaian anggaran untuk pendidikan
Agar tidak ada lagi berita penyalahgunaaan dana BOS dan biaya pendidikan
Agar tidak terdengar jeritan mahalnya melanjutkan sekolah
Dan  tidak terdengar sekolah yang runtuh karena tidak sanggup memperbaiki gedung sekolah
Seandainya Saya menjadi anggota DPD RI, Saya tidak akan segan-segan berperan demi kemajuan bangsa ini
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan pendidikan yang layak dan merata bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai  amanat UUD 1945.
Seandainya Saya menjadi anggota DPD RI, Saya berjanji pada diri sendiri dan bangsa ini akan terlibat aktif melaksanakan tugas dan kewajiban yang dimiliki dengan sebaik-baiknya melalui wewenang yang diamanahkan sebagai anggota DPD RI.
      

Rabu, 07 Desember 2011

Itu Semua Berawal Dari Tulisan, Maka Menulislah!


Berbagi Ilmu, Menulislah


J.K Rowling menjadi salah satu orang terkaya melalui buku-buku karangannya, Harry Potter.
Film Laskar Pelangi yang disukai banyak orang diambil dari buku karangan Andrea Hirata atau Stephanie Mayer  dengan Twilight Saga yang menjadi cikal bakal film Twilight kegemaran para remaja dunia.
Masuknya kebudayaan Cina ke Indonesia dapat di ketahui dari peninggalan prasasti.
Bagaimana kita tahu letak benua Amerika didunia jika kita sama sekali belum pernah mengunjunginya?
Bagaimana melalui tulisan-tulisan di Internet mampu menciptakan sebuah pergerakan di negara diktator sekalipun sehingga muncul sebutan baru yang dikenal jasmine revolution?

Itu semua berawal dari tulisan, maka menulislah!

          Pernahkan Anda membaca tulisan Raditya Si ‘Kambing Jantan’ ? mungkin Anda akan tertawa membacanya atau berpikir bagaaimana buku-buku bestseller bisa berawal  dari tulisan yang sederhana seperti diari. Ya  tulisan itu berasal dari kumpulan diari yang Ia tulis setiap hari. sebuah diari yang saya kira hampir setiap orang bisa membuatnya tanpa perlu banyak berpikir seperti tulisan karya ilmiah atau jurnal.  Atau membaca Harry Potter yang bisa Anda tamatkan dalam satu hari.  Semua itu merupakan bagian karya mereka yang mereka tulis secara bertahap sedikit demi sedikit sehingga menjadi sebuah buku yang best seller, semuanya berawal dari tulisan.
Pentingnya menulis bagi setiap orang yang bisa jadi membawa sebuah pembaharuan bagi peradaban dunia.  Sebuah tulisan   dari Voa Indonesia  hari Rabu tanggal 30 November 2011 yang berjudul " Organisasi Nirlaba Amerika Bantu Siswa Jadi Penulis Kreatif" menarik perhatian saya. Organisasi nirlaba yang bernamakan 826 sedang  menjalankan misinya yaitu menbantu para siswa agar menjadi penulis kreatif. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penduduk Amerika yang berlatarbelakang hispanik (berbahasa spanyol) sehingga banyak orang tua siswa yang mengalami kesulitan dalam mengajarkan atau membantu anak mereka dalam mengerjakan PR  dalam bahasa inggris. Hal inilah yang menjadi fokus organisasi ini dan sekarang telah membantu 30 ribu siswa di 8 kota di Amerika. Alhasil para siswa merasa tertarik untuk menghasilkan tulisannya sendiri dan kini organisasi tersebut telah menerbitkan 944 jilid karya tulis siswa.[1]
Contoh Organisasi ini baik dicontoh oleh Indonesia. Tidak hanya les khusus matematika atau bimbel saja yang menjamur di kota-kota besar. Minat menulis juga perlu dikembangkan menjadi kebutuhan para siswa agar memiliki skill menulis yang baik. Bentuk organisasi seperti ini menjadi wadah bagi siswa dalam mempelajari dan menyalurkan karya mereka dalam bentuk tulisan. Saya berharap Indonesia bisa mencontoh seperti organisasi 826 karena sebaiknya sejak dini minat baca dan menulis harus ditumbuhkan pada generasi muda bangsa Indonesia. Jika mereka diperkenalkan sejak dini menulis kreatif maka menulis akan menjadi hobi dan kebiasaan mereka hingga dewasa. Bisa jadi 10 atau 20 tahun kemudian Indionesia akan melahirkan penulis-penulis besar yang dikenal di seluruh dunia.
Orang-orang besar yang menulis karyanya seperti tidak pernah mati. Walaupun bertahun atau bahkan berabad lalu mereka telah tiada tapi tulisan dan pemikiran mereka masih dipakai hingga saat ini. Keynes, Karl Max, Bukhari, semua adalah tokoh-tokoh besar yang dikenal dari tulisan dan pemikiran mereka. Kegigihan mereka dalam menulis menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi manusia tidak hanya dimasanya, akan tetapi bertahun-bertahun setelah sepeninggalan mereka.  Buku harian Ibnu Batutah yang mengungkapkan fakta kejayaan Islam di Eropa atau buku diary Anne Frank yang menjadi fenomenal bagi sejarah Yahudi menjadi saksi perjalanan sejarah bagi generasi yang tidak pernah merasakan langsung kejadiaan pada suatu masa.
Tulisan dapat membuat orang berimajinasi, termotivasi, merubah pemikiran seseorang bahkan berpengaruh pada peradaban dunia. Tulisan merupakan kumpulan kalimat yang terdiri dari kata-kata. Maka mulailah menulis sedikit demi sedkit , menulislah apa saja yang menjadi kegelisahanmu. Menulislah dari sesuatu yang bisa kamu bagikan kepada orang lain, karena bisa jadi sesuatu yang kamu anggap kecil tetapi bagi orang lain merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya. Maka menulislah mulai dari sekarang!

         

Selasa, 18 Oktober 2011

Ini dia Royal Wedding ala Yogyakarta ^_^ wanna see? be there at 4pm @ Jalan Malioboro today!



   






















         Pasti udah pada tahu kalau perayaan pernikahan putri bungsu Sultan Hamengkubuwono X akan dirayakan selama 4 hari. Acara utamanya tentu aja hari ini yaitu hari pernikahan kedua mempelaiSelasa 18 Oktober 2011.

                                      



        Sebenarnya memang hari ini aku mau pergi ke jalan Malioboro, niatnya bukan untuk liat arak-arakan pengantin baru :D tapi daftar Tour de Merapi yang diadakan oleh Dinas Pariwisata Kab.Sleman tanggal 30 Oktober :D ayo yang mau daftar Rp 90.000,- dapat kaos+jacket, masing-masing bawa satu motor+boleh bawa teman untuk goncengannya. Daftarnya di Tourism Information Center, letaknya disebelah kantor Gubernur dan Hotel Mutiara, pas banget dibelakangan shelter Trans Jogja yang kedua di Jalan Malioboro.

Masih sepi jam 9 Pagi hari ini
            Oiya FYI nanti ada angkringan gratis lho mulainya jam 2. Berdasarkan obrolan dengan seorang Bapa Pengendara Becak, angkringan itu murni dari persembahan rakyat Jogja untuk Keraton. Beliau mengatakan menurut orang Jogja kalau memberi kepada keraton nanti imbalannya akan lebih banyak. Hal ini juga yang terjadi oleh abdi dalem Keraton Yogyakarta. Wah aku senang banget ketemu bapak ini, murah senyum :) itulah salah satu yang aku suka dari masyarakat Jogja :D 

              Selamat menikmati ya, iring-iringan pengantin akan melawati jalan Malioboro dari arah Selatan (berlawanan arah) dan jalan akan mulai ditutup jam 3. So bagi kamu semua yang tertarik untuk liat The Royal Wedding versi Keraton Yogyakarta be there at 4pm :D Have Fun

                                                                                                                                                 
              
              


                       
                                                           






Jumat, 14 Oktober 2011

One of Festival in Jogja : Kite Festival at Parangkusumo Beach ^_^

Yogyakarta/Jogja is known as tourism, cultural city and also education city of Indonesia
Will be nice if you can visit this city ^_^

many scenes you can see on the way to Parangkusumo Beach
What river? I forget :p

    This is one of festival which was held by  Yogyakarta Province, this Kite festival was at Parangkusumo Beach. For tourist you can visit these website  




2 Dimension of Kite

           Parangkusumo Beach is near Parangtritis which more popular for tourist, but for people who lives in Jogja must be know that this beach is between Parangtritis and Depok Beach. Usually in a year this kite festifal will be held 2 times, at Glagah Beach (Kulon Progo Regency) in July and at Parangkusumo Beach (Bantul Regency) in October, each will be held in 2 days. 


Because I never seen this festival and finally few days ago i searched on uncle google about how to reach Parangkusumo Beach (hehhe because actually i didn’t know where Parangkusumo Beach is) :P i also didn’t know what time this kite festival would be held There is no information about what time this festival would been held so i decided to come at 9am and started ride my motor at 8am then reached there at 9pm. 



 

      
       Some kites were being flied and i was waiting for big  kite but couldn’t find...i just known that big kites will be flied tomorrow on Sunday. But it’s ok i’m happy had been there J there are some categories for kite, 2 dimension kite, 3 dimension kite, traditional kite and national kite. The participant are from many cities in indonesia but mostly from java island. Ohhh it’s hot hot hot and windy, but i was curious already been there (alone traveller :D) 

 
                Had fun!!! I LOVE JOGJA. Don’t forget to attend Kite Festival next year ^_^