Sabtu, 09 Juli 2011

Cyber Education as IT Revolution for Better Future of Indonesia


         
          Globalisasi merupakan hal yang tidak bisa dihindari oleh suatu negara. Hal hal ini tentu terkait dengan tuntutan sebuah negara yang semakin besar dalam melibatkan diri pada putaran globalisasi dan ikut berkompetisi dengan negara lain jika tidak ingin ketinggalan. Globalisasi juga membawa keterbukaan informasi yang mempercepat perkembangan kemajuan teknologi di dunia. Seperti yang diungkapkan oleh Kim Kihwan bahwa “The most powerful factor bringing about globalization is the revolution in information technologies or IT for short”.[1] Salah satu aspek yang perlu dimanfaatkan dari kemajuan teknologi adalah mbidang pendidikan.
Pendidikan menjadi bagian penting yang dapat menbawa suatu negara dapat berkembang melalui generasi yang lebih baik dari masa ke masa. Oleh karena itu mamanfaatkan kemajuan teknologi untuk pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi perkembangan generasi Indonesia dalam memasuki persaingan tingkat global.
          Berkembangnya teknologi juga merupakan bagian penting dalam peningkatan kemajuan manusia di berbagai bidang, salah satunya adalah bidang pendidikan. Internet menjadi media yang dimanfaatkan untuk kepentingan kemajuan pendidikan. Di beberapa negara maju saat ini sudah diterapkan sistem pendidikan dengan memanfaatkan jaringan internet yang disebut cyber education atau masyarakat lebih mengenalnya sebagai e-education. Cyber education memiliki kelebihan dan manfaat yang dapat membantu sharing knowledge kepada lebih banyak orang.
          Cyber education memungkinkan sebuah negara melakukan terobosan dalam sistem pendidikan dengan mengikutsertakan cyber education sebagai bagian dari salah satu sistem pendidikan. Inovasi teknologi seperti internet juga dimanfaatkan dalam melakukan layanan pendidikan seperti sistem registrasi online, konsultasi, maupun penyajian materi pendidikan yang dapat diakses kapanpun. Teknologi seperti ini sudah banyak dilakukan oleh lembaga pendidikan, hanya saja dalam mengadakan pendidikan berbasis internet yang biasa kita kenal sebagai e-education atau cyber education masih belum dioptimalkan di Indonesia. Padahal jika tidak ingin ketinggalan dengan negara lain, Indonesia perlu melakukan sebuah revolusi teknologi informasi terhadap cyber education di Indonesia untuk masa depan Indonesia yang lebih baik. Seperti yang telah diungkapkan bahwa pendidikan merupakan kunci sentral dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan mampu bersaing dengan SDM dari negara lain karena dengan SDM yang handal bangsa Indonesia akan berjalan ke arah yang lebih baik dari masa ke masa.
          Bagi kemajuan ekonomi, APEC sangat menekankan bagi anggotanya untuk segera menerapkan cyber education sebagai penunjang kegiatan ekonomi. APEC menyebutkan sebagai knowledge economy yang diartikan sebagai pemanfaatan IT sebagai penunjang ekonomi melalui pengadaan cyber education.[2] Hal ini membuktikan bahwa ekspektasi penerapan cyber education secara luas di masa mendatang akan membawa manfaat tersendiri bagi segala aspek, tidak hanya aspek pendidikan.
          Dibeberapa negara maju di dunia, seperti Amerika Serikat, Inggris serta beberapa negara berkembang seperti di Filipina. Konsep cyber education sudah dikembangkan dengan dukungan penuh dari pemerintahnya melalui departemen pendidikan.
Dalam konteks negara Indonesia sebagai negara kepulauan, cyber education juga merupakan salah satu solusi bagi pemerataan kualitas pendidikan. seperti yang diketahui bahwa pulau Jawa menjadi sentral kemajuan pendidikan di Indonesia, tidak bisa dipungkiri bahwa di luar pulau Jawa, daerah lain seperti di Papua dan pulau-pulau kecil lainnya dikarenakan keterbatasan fasilitas, dan transportasi banyak yang tertinggal, padahal mereka sama-sama berhak mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas seperti halnya di Pulau Jawa. Terobosan cyber education merupakan solusi yang dapat mengatasi kesenjangan kualitas pendidikan di Indonesia, sehingga pendidikan bisa diakses oleh seluruh masyarakat di manapun berada. Pemanfaatan cyber education seperti ini telah diterapkan oleh negara Kanada. Western Economic Diversification Canada (WD) memberi akses cyber education kepada beberapa provinsi di bagian barat Kanada. Kursus online yang diberikan di beberapa college di Kanada dianggap dapat meningkatkkan pendidikan pelajar dan technical skills yang bisa meningkatkan prospek karir mereka. Selan itu, tujuan cyber education ini adalah memperluas kapasitas institusi untuk membangun dan mentransfer teknologi baru.[3]
Dalam buku yang berjudul “E-Education Konsep, Teknologi, dan Aplikasi Internet Pendidikan, Budi menjelaskan bebebrapa manfaat e-education diantranya, memperpendek jarak artinya birokrasi antara pendidik dan mahasiswa dapat dipersingkat, perluasan pasar yaitu peserta didik dapat diperluas dibandingkan sistem pendidikan tradisonal yang ‘dibatasi’oleh lokasi. Serta hemat dan fleksibel yaitu siswa dapat mengikuti proses pendidikan dari berbagai tempat dengan berbagai kondisi. [4]
          Perkembangan inovasi teknologi seperti internet hendaknya bisa dimanfaatkan sebagai upaya memberikan informasi & pengetahuan melalui pendidikan yang dapat diakses secara lebih mudah. Tentu penerapan cyber education juga memerlukan fasilitas dan infrastruktur yang mendukung bagi penerapan tersebut. Walaupun masih banyak daerah yang masih belum memiliki fasilitas seperti akses internet dengan kapasitas yang tinggi tetapi hal ini dapat diterapkan secara perlahan lahan tentu dengan dukungan dari pemerintah juga. Memang masih banyak hal yang perlu dipersiapkan oleh Indonesia bagi terwujudnya misi penerapan cyber education, akan tetapi jika tidak dipututskan dan dimulai dari sekarang, maka bukan tidak mungkin bangsa Indonesia akan ketinggalan dengan bangsa lain yang sudah mulai menerapkan sistem seperti ini.
          Indonesia membutuhkan sebuah revolusi IT terhadap cyber education bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. seperti manfaat yang telah dijelaskan bahwa dengan cyber education, tidak hanya manfaat pendidikan tetapi secara tidak langsung hal tersebut akan membawa dampak pada bidang lain. Revolusi ini diartikan sebagai terobosan yang akan membawa perubahan yang cepat bagi masa depan Indonesia yang lebih baik. Demi mencapai pencapaian tersebut Indonesia harus melakukan langkah-langkah yang dapat mendorong penerapan dan perkembangan cyber education.
          Teknologi, kebijakan dan peran dari dari berbagai pihak seperti pemerintah, swasta, pelajar, praktisi merupakan bagian dari langkah-langkah yang dapat dilakukan Indonesia dalam melakukan revolusi tersebut. Sebuah harapan akan masa depan Indonesia yang lebih baik dapat dilakukan mulai dari sekarang dengan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari kehidupan yang dapat menghasilkan generasi yang semakin baik dari masa ke masa.
          Revolusi IT terhadap cyber education di Indonesia memerlukan sebuah integrasi agar menjadi sebuah sistem yang komprehensif. Penyediaan infrastruktur seperti penyedian komputer dan akses internet, serta software dan hasil inovasi lainnya merupakan hal penting untuk penerapan cyber education. Ini menjadi salah satu langkah yang diambil dalam melakukan.

Yang kedua adalah kebijakan, beberapa negara yang telah menerapkan dan menghasilkan perkembangan yang lebih maju bagi cyber education, hal itu dikarenakan kebijakan negara tersebut. Cyber education diperkuat oleh basis kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah negara tersebut. Kebijakan yang mendukung serta dukungan dari departemen pendidikan negara tersebut maka pelaksanaan cyber education dapat berkembang dengan cepat. Di Asia Tenggara, pemerintah Filipina telah mengeluarkan sebuah kebijakan dan project cyber education yang didukung pebuh melalui Departemen Pendidikan Nasionalnya.
          Pemerintah mengambil peranan sentral dalam mengkoordinasikan para pihak yang dapat mendukung terlaksananya program tersebut. Seperti kerajasama terhadap pihak swasta yang dapat menmberikan dukungan bagi penciptaan cyber education kepada sasaran yang lebih luas seperti yang dilakukan oleh negara Kanada. Hal itu terjadi karena komitmen pemerintahnya yang dibuktikan melalui upaaya kerjasama yang dilakukan dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan cyber education. Selain peran aktif ahli, pelajar dan para praktisi dalam penerapan cyber education, kerja sama dalari seluruh aktor menjadi satu kesatuan yang terintegrasi sehingga dapat menciptakan sebuah sistem bagi cyber education di Indonesia. Diharapkan keseluruhan langkah-langkah ini dapat menciptakan sebuah sistem cyber education yang dapat membawa masa depan Indoensia ke arah yang selalu lebih baik.
          Cyber education sebagai revolusi IT menjadi pilihan bagi Indonesia dalam menyiapkan generasinya yang mampu bersaing dalam era globalisasi dengan negara lain di tingkat internasional sebagai bagian dari globalisasi. Sebuah masa depan Indonesia yang lebih baik menjadi harapan yang akan terwujud melalui penerapan cyber education di Indonesia.

Referensi

[1] Kihwan, Kim. 2001. Globalization and Its Limit. CSIS: Jakarta.
[3] http://www.wd.gc.ca/eng/9977.asp diakses tanggal 9 Juli 2011
[4] Soetedjo D.O, Budi. 2002. E-Education Konsep, Teknologi, dan Aplikasi Internet Pendidikan.   
   Andi:Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your comment ^_^