Rabu, 07 Desember 2011

Itu Semua Berawal Dari Tulisan, Maka Menulislah!


Berbagi Ilmu, Menulislah


J.K Rowling menjadi salah satu orang terkaya melalui buku-buku karangannya, Harry Potter.
Film Laskar Pelangi yang disukai banyak orang diambil dari buku karangan Andrea Hirata atau Stephanie Mayer  dengan Twilight Saga yang menjadi cikal bakal film Twilight kegemaran para remaja dunia.
Masuknya kebudayaan Cina ke Indonesia dapat di ketahui dari peninggalan prasasti.
Bagaimana kita tahu letak benua Amerika didunia jika kita sama sekali belum pernah mengunjunginya?
Bagaimana melalui tulisan-tulisan di Internet mampu menciptakan sebuah pergerakan di negara diktator sekalipun sehingga muncul sebutan baru yang dikenal jasmine revolution?

Itu semua berawal dari tulisan, maka menulislah!

          Pernahkan Anda membaca tulisan Raditya Si ‘Kambing Jantan’ ? mungkin Anda akan tertawa membacanya atau berpikir bagaaimana buku-buku bestseller bisa berawal  dari tulisan yang sederhana seperti diari. Ya  tulisan itu berasal dari kumpulan diari yang Ia tulis setiap hari. sebuah diari yang saya kira hampir setiap orang bisa membuatnya tanpa perlu banyak berpikir seperti tulisan karya ilmiah atau jurnal.  Atau membaca Harry Potter yang bisa Anda tamatkan dalam satu hari.  Semua itu merupakan bagian karya mereka yang mereka tulis secara bertahap sedikit demi sedikit sehingga menjadi sebuah buku yang best seller, semuanya berawal dari tulisan.
Pentingnya menulis bagi setiap orang yang bisa jadi membawa sebuah pembaharuan bagi peradaban dunia.  Sebuah tulisan   dari Voa Indonesia  hari Rabu tanggal 30 November 2011 yang berjudul " Organisasi Nirlaba Amerika Bantu Siswa Jadi Penulis Kreatif" menarik perhatian saya. Organisasi nirlaba yang bernamakan 826 sedang  menjalankan misinya yaitu menbantu para siswa agar menjadi penulis kreatif. Hal ini dilatarbelakangi oleh banyaknya penduduk Amerika yang berlatarbelakang hispanik (berbahasa spanyol) sehingga banyak orang tua siswa yang mengalami kesulitan dalam mengajarkan atau membantu anak mereka dalam mengerjakan PR  dalam bahasa inggris. Hal inilah yang menjadi fokus organisasi ini dan sekarang telah membantu 30 ribu siswa di 8 kota di Amerika. Alhasil para siswa merasa tertarik untuk menghasilkan tulisannya sendiri dan kini organisasi tersebut telah menerbitkan 944 jilid karya tulis siswa.[1]
Contoh Organisasi ini baik dicontoh oleh Indonesia. Tidak hanya les khusus matematika atau bimbel saja yang menjamur di kota-kota besar. Minat menulis juga perlu dikembangkan menjadi kebutuhan para siswa agar memiliki skill menulis yang baik. Bentuk organisasi seperti ini menjadi wadah bagi siswa dalam mempelajari dan menyalurkan karya mereka dalam bentuk tulisan. Saya berharap Indonesia bisa mencontoh seperti organisasi 826 karena sebaiknya sejak dini minat baca dan menulis harus ditumbuhkan pada generasi muda bangsa Indonesia. Jika mereka diperkenalkan sejak dini menulis kreatif maka menulis akan menjadi hobi dan kebiasaan mereka hingga dewasa. Bisa jadi 10 atau 20 tahun kemudian Indionesia akan melahirkan penulis-penulis besar yang dikenal di seluruh dunia.
Orang-orang besar yang menulis karyanya seperti tidak pernah mati. Walaupun bertahun atau bahkan berabad lalu mereka telah tiada tapi tulisan dan pemikiran mereka masih dipakai hingga saat ini. Keynes, Karl Max, Bukhari, semua adalah tokoh-tokoh besar yang dikenal dari tulisan dan pemikiran mereka. Kegigihan mereka dalam menulis menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi manusia tidak hanya dimasanya, akan tetapi bertahun-bertahun setelah sepeninggalan mereka.  Buku harian Ibnu Batutah yang mengungkapkan fakta kejayaan Islam di Eropa atau buku diary Anne Frank yang menjadi fenomenal bagi sejarah Yahudi menjadi saksi perjalanan sejarah bagi generasi yang tidak pernah merasakan langsung kejadiaan pada suatu masa.
Tulisan dapat membuat orang berimajinasi, termotivasi, merubah pemikiran seseorang bahkan berpengaruh pada peradaban dunia. Tulisan merupakan kumpulan kalimat yang terdiri dari kata-kata. Maka mulailah menulis sedikit demi sedkit , menulislah apa saja yang menjadi kegelisahanmu. Menulislah dari sesuatu yang bisa kamu bagikan kepada orang lain, karena bisa jadi sesuatu yang kamu anggap kecil tetapi bagi orang lain merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya. Maka menulislah mulai dari sekarang!

         

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Thanks for your comment ^_^